Archive for August, 2008
Shalatnya Seorang Wanita Di Rumah Lebih Utama Ataukah Di Masjidil Haram
APAKAH SHALATNYA SEORANG WANITA DI RUMAH LEBIH UTAMA ATAUKAH DI MASJIDIL HARAM
Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Pertanyaan
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apakah shalatnya seorang wanita di rumah lebih utama ataukah di Masjidil haram ?
Jawaban
Shalat sunnah di rumah adalah lebih utama baik bagi kaum pria ataupun bagi kaum wanita, berdasarkan keumuman sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Sebaik-baik shalat seseorang adalah di rumahnya kecuali shalat-shalat fardhu”
(more…)
Add comment August 7, 2008
Hukum Shalat Wanita Di Masjid, Haruskah Wanita Melaksanakan Shalat Lima Waktu Di Masjid
HUKUM SHALAT WANITA DI MASJID
Oleh
Al-Lajnah Ad-Da’imah Lil Ifta’
Pertanyaan
Al-Lajnah Ad-Da’imah Lil Ifta ditanya : Apakah zaman sekarang wanita dibolehkan melakukan shalat di masjid ?
Jawaban
Ya, dibolehkan bagi seorang wanita untuk melakukan shalat di masjid di zaman ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Janganlah kalian melarang kaum wanita untuk datang ke masjid-masjid Allah”
(more…)
Add comment August 7, 2008
Hukum Shalat Wanita Tanpa Khimar
Oleh
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Pertanyan
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Apa hukumnya shalat seorang wanita yang tidak menggunakan khimar ?
Jawaban
Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, ia berkata : Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Allah tidak akan menerima shalat orang yang telah haidh (telah baligh) kecuali jika ia menggunakan khimar”
Hadits ini menunjukkan bahwa shalat seorang wanita tidak akan diterima kecuali (more…)
Add comment August 6, 2008
Benarkah Shalat Jum’at Sebagai Pengganti Shalat Zhuhur Dan Hukum Shalat Jum’at Bagi Wanita
BENARKAH SHALAT JUM’AT SEBAGAI PENGGANTI SHALAT ZHUHUR
Oleh
Al-Lajnah Ad-Da’imah Lil Ifta’
Pertanyaan
Al-Lajnah Ad-Da’imah Lil Ifta’ ditanya : Jika seorang wanita telah melaksanakan shalat Jum’at, apakah ia tidak berkewajiban lagi untuk melaksanakan shalat Zhuhur .?
Jawaban
Jika seorang wanita melaksanakan shalat Jum’at bersama imam Jum’at, maka telah cukup shalat Jum’at itu untuk menggantikan pelaksanaan shalat Zhuhur, dan tidak boleh baginya untuk melaksanakan shalat Zhuhur (more…)
Add comment August 6, 2008
Berangkatnya Wanita Muslimah Ke Masjid
Oleh
Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta
Pertanyaan
Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta ditanya : Pria itu dilahirkan sebagai anak Kristiani kemudian ia masuk Islam dan diikuti oleh isterinya pula, suatu hari Jum’at ketika ia pergi ke masjid bersama isterinya, seseorang berkata ; “Sesungguhnya seorang wanita muslimah dilarang masuk ke dalam masjid”, maka pria itu mendatangi imam masjid dan bertanya : “Mengapa wanita muslimah tidak boleh masuk ke dalam masjid?” Imam masjid itu menjawab : “Karena tidak semua wanita muslimah dalam keadaan suci, bahkan seluruh wanita muslimah di Makkah Al-Mukaramah tidak masuk ke dalam masjid-masjid karena (more…)
Add comment August 6, 2008
Bimbingan Berhari Raya Idul Fithri (2)
Tidak Ada Adzan dan Iqamah Sebelum Shalat ‘Id
Dari Ibnu ‘Abbas dan Jabir, semoga Allah meridloi keduanya, keduanya berkata :
لَمْ يَكُنْ يُأَذِّنُ يَوْمَ اْلفِطْرِ وَلاَ يَوْمَ اْلأَضْحَى
Tidak pernah ada adzan pada hari ‘Idul Fithri dan hari ‘Idul Adh-ha. (Muttafaqun ‘alaihi)
Dari Jabir bin Samurah, semoga Allah meridloinya, ia berkata :
صَلَّيْتُ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ اْلعِيْدَيْنِ غَيْرَ مَرَّةٍ وَلاَ مَرَّتَيْنِ بِغَيْرِ أَذَانٍ وَلاَ إِقَامَةٍ
Saya shalat bersama Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wasallam pada dua hari raya, sekali atau dua kali, tanpa adzan dan tanpa iqamat. (H.R. Muslim)
Ibnul Qayyim, semoga Allah merahmatinya, berkata, “Dahulu ketika Nabi shallaallahu ‘alaihi wasallam sampai ke tanah lapang Beliau memulai shalat tanpa adzan dan iqamat ataupun ucapan “ash shalatu jami’ah”. Dan yang sunnah, untuk tidak dikerjakan semua itu”. (Zaadul Ma’ad, 1/427)
(more…)
1 comment August 2, 2008
Bimbingan Berhari Raya Idul Fithri (1)
Mengapa Dinamakan ‘Id?
Secara bahasa, ‘id ialah sesuatu yang kembali dan berulang-ulang. Sesuatu yang biasa datang dan kembali dari satu tempat atau waktu.
Kemudian, dinamakan ‘id, karena Allah kembali memberikan kebaikan dan berbuka setelah kita berpuasa dan membayar zakatul fithri. Dan dengan disempurnakannya haji, setelah diperintahkan thawaf dan menyembelih binatang kurban. Karena biasanya pada waktu-waktu seperti ini terdapat kesenangan dan kebahagiaan.
(more…)
Add comment August 2, 2008
Mengapa Khamr Haram?
(Sepenggal Kisah Tentang Kecerdasan Iyas bin Mu’awiyah bin Qurrah Al-Muzanni)
Iyas bin Mu’awiyah bin Qurrah Al-Muzanni lahir pada tahun 46 H di daerah Yamamah Nejed. Kemudian beliau pindah ke Bashrah beserta seluruh keluarganya. Di sanalah beliau tumbuh berkembang dan belajar. Beliau sering mondar-mandir ke Damaskus ketika masih belia untuk menimba ilmu dari sisa-sisa sahabat yang mulia dan tokoh-tokoh tabi’in yang agung. Telah nampak bakat dan kecerdasan beliau sejak kecil. Orang-orang sering membicarakan kehebatan dan kecerdasannya. Tersebarlah berita tentang kecerdasan Iyas, (more…)
Add comment August 2, 2008
Terapi Rasulullah Menyembuhkan Penyakit Cinta (3)
Terapi penyakit al isyq
Sebagai salah satu jenis penyakit, tentulah al isyq dapat disembuhkan dengan terapi-terapi tertentu. Diantara terapi tersebut adalah sebagai berikut :
Jika terdapat peluang bagi orang yang sedang kasmaran tersebut untuk meraih cinta orang yang dikasihinya dengan ketentuan syariat dan suratan taqdirnya, maka inilah terapi yang paling utama. Sebagaimana terdapat dalam shahihain dari riwayat Ibn Mas’ud r.a., bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda yang artinya,
“Hai sekalian pemuda, barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka hendaklah dia menikah. Barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa. Karena puasa dapat menahan dirinya dari ketergelinciran (kepada perbuatan zina).”
(more…)
Add comment August 2, 2008
Terapi Rasulullah Menyembuhkan Penyakit Cinta (2)
Bagaimana virus al-’isyq bisa berjangkit ?
Penyakit al-isyq terjadi karena dua sebab. Pertama, karena menganggap indah apa-apa yang dicintainya. Kedua, perasaan ingin memiliki apa yang dicintainya. Jika salah satu dari dua faktor ini tak ada niscaya virus ini tidak akan berjangkit –walaupun penyakit kronis ini telah membingungkan banyak orang dan sebagian pakar berupaya memberikan terapinya. Namun solusi yang diberikan belum mengena.
(more…)
Add comment August 2, 2008