Shaf Dalam Shalat (2)
Di antara kewajiban imam adalah memeriksa barisan shalat dan menyuruh makmum untuk mengisi lobang yang masih kosong. Baru setelah dia melihat bahwa shafnya telah lurus, dia boleh memulai takbir. Hal ini sebagaimana yang telah dikerjakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Dari an Nu’man ibn Basyir Radhiallahu ‘Anhu ,dia berkata: “Dulu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam selalu meluruskan shaf-shaf kita sampai mirip dengan lurusnya anak panah. (Hal itu dikerjakan) sampai beliau melihat bahwa kita semua telah memenuhi permintaannnya (untuk meluruskan shaf). Pada suatu hari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam keluar untuk melakukan shalat berjama’ah. Beliau berdiri sampai hampir saja melakukan takbir. Lantas beliau melihat ada seorang desa memasuki shaf (dan tidak meluruskannya). Maka beliau bersabda: “Wahai hamba-hamba Allah, hendaklah kalian meluruskan shaf kalian atau Allah akan menjadikan pertentangan (permusuhan) di antara wajah kalian.” (Diriwayatkan oleh Muslim didalam al Shahih).
Read more…